Social Icons

Pages

Saturday, March 26, 2011

Tentang Zaman

Entah sudah berapa kali dunia ini berganti zaman, kitab suci menamakan yang sekarang ini adalah akhir zaman, yang dimana nanti bumi dan seluruh alam semesta akan dihancurkan oleh Sang Pencipta. Hal seperti ini merupakan rahasia besar yang tidak dapat diduga dengan daya nalar manusia, hanya bisa dipersepsikan tanpa dapat dipastikan kebenaran tentang kepastiannya.
Melihat realita pada tingkah laku manusia zaman sekarang, sepertinya kata "kemajuan zaman" hanya tersurat sebagai kata-kata dan simbol angka yang terus bertambah. Kenyataannya, perilaku yang dilakukan manusia sekarang juga pernah dilakukan oleh manusia-manusia sebelum kita dilahirkan. Ambigu jika kemajuan zaman ini dikatakan kemunduran zaman, karena zaman sekarang tidak dapat disamakan dengan zaman-zaman tertentu, hanya saja ada perilaku yang kembali seperti manusia di zaman dahulu.
Zaman sekarang ini, dimana kesalahan dibenarkan, dan kebenaran disalahkan. Kata "kemanusiaan" hanya sebatas wacana, tafsir-tafsir kitab suci disalahartikan, kerukunan antar umat beragama sudah memudar, pasangan sesama jenis semakin terang-terangan, faham atheis dijadikan trend, dan yang lebih parah lagi saat semua hal ini dibicarakan selalu terbentur dengan kalimat "HAK ASASI MANUSIA".
Kemajuan zaman bukan berarti kemajuan terhadap sebuah peradaban, dengan teknologi yang mutakhir, dan juga fasilitas yang disediakan menjadikan manusia-manusia semakin arogan, dan lebih mengedepankan hak daripada kewajibannya.
Mungkin bagi mereka, berdoa lewat media dianggap lebih baik daripada mengucapkannya secara langsung, telefon genggam lebih dahulu dipegang daripada membaca doa saat baru bangun dari tidur, apa pertanda dari fenomena-fenomena ini?
Apapun itu, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat, tidak membuat manusia-manusia menjadi "buta" akan kesadaran dirinya sebagai insan yang selalu memiliki batasan dan mudah terluka dalam setiap langkahnya.

Tuesday, January 25, 2011

Pasang Surut

Udara malam ini terasa menusuk hingga ke tulang, cuaca semakin tidak menentu saja, sedikit cemas jika terus seperti ini, tapi selalu aku fikirkan agar waktu tidak terbuang dengan sia-sia, dan sebisa mungkin aku buat karya. Rindu sekali aku untuk menulis kembali, dan benar saja, ketika membuka kembali blog ini, terakhir aku menulis disini itu sekitar Juni 2010, lalu 6 bulan kemarin kemana saja ??
sebenarnya banyak sekali cerita yang ingin aku ceritrakan, banyak sekali syair yang ingin aku rangkai, mudah-mudahan di lain waktu aku bisa menuliskannya disini.
Pasang surut tentang kehidupan itu kian terasa sekarang, terlebih dengan pemikiran kita yang semakin luas, semakin kita banyak tahu, semakin bingung kita menentukan arah jalan, terlalu banyak pilihan.
dan ternyata, sekian banyak permasalahan dari seorang pria, kebanyakan pria lebih rapuh ketika ditanya soal cinta, soal wanita, terserah anda ingin mempersepsikan seperti apa, tetapi intinya salah satu faktor yang menjatuhkan seorang pria ialah wanita. Mungkin ini hanya intermezzo, agar tidak selalu cemas dalam membaca, atau jika ada yang membaca ini sedang rapuh, mungkin sedikit lega karena "penyakit" yang anda alami sekarang itu tidak hanya anda rasakan sendiri :).
begitulah yang dinamakan pasang surut, ketika kita semakin banyak mempersepsikan sesuatu, justru itulah yang menyesatkan kita. Tapi memang kita sendiri tidak dapat lepas dari fitrah kita sebagai manusia, yang selalu tidak pernah puas akan hal apapun, sehingga semua yang terjadi menjadi sebuah persepsi .. tidak ada yang melarang kita untuk berpersepsi, hanya saja, filter yang dibutuhkan dalam sebuah persepsi itu haruslah jernih, agar input yang masuk juga jernih, sehingga persepsi yang kita keluarkan itu positif, dan terlepas dari segala bentuk kecemasan ..

Sunday, June 20, 2010

Mungkin Kurang Tepat Sasaran

Pola fikir yang terlalu imajiner, dan percaya terhadap sebuah pilihan, yang dirasa benar, sehingga tidak terlalu menghiraukan kondisi serta situasi yang lainnya. Skema perjalanan telah dirancang, berharap semuanya berjalan lancar, sehingga dapat memetik buah dari hasil jerih payah di setiap langkahnya. Tak pernah terfikirkan sebelumnya, bagaimana antisipasi jika tersesat di tengah jalan, atau bahkan berubah fikiran, yang hanya bermodalkan tekad dan determinasi yang tinggi, tetapi dalam hidup ini, tidak ada salahnya mencoba, apalagi itu untuk sebuah perubahan.
Mencoba mempraktekkan kepada lawan main di drama ini, tanpa ada perundingan sebelumnya, dan mengharapkan jalan ceritanya sesuai dengan alur yang telah tertulis, lalu bertemu dengan sebuah titik, titik dimana sang Sutradara kebingungan di tengah jalan cerita, karena pemainnya belum juga mengerti akan naskah yang diberikan. Mencoba membenahi kembali kesalahan-kesalahan yang sudah dilakukan, menanamkan kepercayaan kepada mereka, tetapi apalah daya, pemain itu belum juga mempunyai niatan untuk membuka mata dan hatinya. Karena sebuah kesalahan. Begitulah kira-kira jika hal ini diibaratkan sebuah opera.
Penyelesaian dalam hal ini masih digali, dengan mencari celah, dan waktu yang tepat, karena kegagalan dalam sebuah perencanaan akan sangat disesalkan, meskipun masih banyak kesempatan, tetapi yang sangat disayangkannya adalah ini sudah 3/4 jalan, hanya beberapa langkah lagi untuk menyempurnakan rencana itu.
Langkah demi langkah terus dijalani, tidak ada sedikitpun harapan bahwa praktek ini kurang tepat sasaran, dalam artian dengan lawan main yang kurang tepat, sehingga harus memilih kembali lawan main, dan dimulai dari awal lagi.
Tidak ada indikasi pembodohan dalam kasus ini ..
Hanya sebuah perencanaan demi sebuah perubahan ..
Dan dewasa serta bijak dalam sebuah permasalahan ..

Tuesday, April 20, 2010

Mencoba Pahami Keraguan

Pernahkah kita tersadar di setiap langkah yang kita jejakkan itu disertai dengan sebuah keraguan? Terlepas seberapa besar dan kecil sebuah keraguan itu, dengan keyakinan yang besar dapat menjadi sebuah bagian dan sekat yang berbeda. Mari fahami semua itu, karena setiap pertanyaan selalu muncul di otak kita hingga menstimulus sikap yang nantinya dimunculkan.
Keraguan itu sering muncul setiap akan melakukan aktivitas, dan timbul pertanyaan-pertanyaan di dalam diri sehingga muncul sebuah suggesti yang meyakinkan diri kita mampu ataupun tidak, tetapi jika disadari lebih dalam, tidak ada kata tidak bisa apabila mempercayai analogi segala kemungkinan itu dapat terjadi.
Benar sekali adanya, karena yang menstimulus semua itu adalah suggesti yang keluar di dalam diri kita sendiri, semua orang pasti bisa jika ia yakin bahwa ia bisa, dan semua orang pasti tidak bisa jika ia yakin tidak bisa. Dari mana tolak ukurnya? Kemampuan? Pengalaman? Pernahkah terfikir jika kemampuan dan pengalaman itu adalah hal yang telah dilakukan sebelumnya? Dengan sebuah proses pembelajaran, dan niat untuk mencobanya, sehingga muncul sebuah hasil, apapun itu. Terbayang hal yang belum pernah dilakukan? Atau bahkan masih ragu untuk mencobanya?
Meskipun sebuah keraguan itu muncul dari dalam diri, tetapi hal itu seharusnya tidak berpengaruh dalam percobaan dari sebuah proses.
Akan tetapi, berbeda kasus dengan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang sedang dirasakan atau bahkan difikirkan, seperti "apakah dia mencintai kita?". "Apakah kita mencintainya?", segala kemungkinan selalu terkumpul di dalam otak, pertimbangan dari setiap ucapan, sikap, dan perasaan, justru itulah yang menstimulus otak kita. Timbullah sebuah persepsi, dimana hal itu diyakini untuk beberapa saat sehingga muncul keraguan-keraguan selanjutnya. Jangan pernah menganggap sepele perkara ini, karena persepsi dan suggesti dari diri sendiri juga menentukan setiap proses pencarian hasil.
Aku sendiri meyakini banyak sekali orang-orang yang diselimuti keraguan dalam setiap langkahnya, dan orang-orang yang tersesat dengan pemikirannya sendiri.
Disini aku hanya mencoba untuk memahami, bukan untuk meyakinkan orang-orang agar meragukan setiap langkahnya, tetapi perlu disadari bahwa banyak sekali hal yang lebih penting dari ini, dan karena hidup itu pilihan, hargailah setiap proses-prosesnya, karena setiap langkah yang diambil itu penuh konsekuensi, tak terlepas itu menguntungkan atau bahkan merugikan.
Yang jelas, pergunakanlah apa yang kita miliki, aku kira kapasitas organ-organ tubuh yang ada dalam diri kita, sudah lebih dari cukup untuk melakukan sebuah tindakan.

Pengabdian yang Disertai Kesederhanaan

Melenyap sekejap dari sebuah fikiran yang terus mengisi otakku, serta mengandalkan sedikit intuisi yang memang selalu dibutuhkan di berbagai aktivitas. Semua seakan nyata di ruangan tertutup itu, meski hanya selintas terdengar suara-suara berbisik dari orang-orang yang berada di ruangan itu.
Merebahkan tubuh ini begitu mahal rasanya ketika semua aktivitas tidak dirasakan dengan berlebih, lalu bisa menemukan waktu yang bisa menenangkan seluruh fikiran. Seluruh isi dari ruangan itu kutatap, tak terkecuali dengan orang-orang yang ada saat itu, tak terdengar jelas ucapan dari mulut mereka, karena menurutku tidak semua ucapan itu adalah penting, meskipun sedikit naif untuk menyadari hal ini, karena jika didengarkan dengan baik, itu semua merupakan informasi yang sangat penting, namun perhatianku tidak tertuju kesana.
Hingga aku sendiri tertegun dengan percakapan yang kudengar, tentang kesederhanaan seseorang, dengan kemampuan yang terbatas, namun ia bisa memanfaatkan seluruh waktunya untuk berarti bagi orang lain, dan tidak mengharapkan apa-apa dari apa yang telah ia lakukan, murni atas pengabdian seseorang dengan perasaan yang ia rasa.
Mengurus seseorang bukanlah hal yang sangat mudah, mengingat itu adalah orang lain, bukan anggota keluarga sendiri, dan ia mengabdi kepada seorang kakek-kakek yang telah lanjut usia, yang waktu itu sedang berbaring di ruangan Rumah Sakit, dan tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan mengucapkan sebuah kata pun kakek itu tak sanggup, tetapi wanita itu tetap setia mengurusnya, bahkan suster Rumah Sakit itu pun kalah dengan pelayanan dan pengabdian darinya.
Keluarga dari sang kakek menyarankan agar wanita itu kembali ke Panti tempat dimana ia berasal, karena memang Dokter Rumah Sakit pun sudah tidak menyanggupi untuk menanggulangi penyakit kakek itu, namun wanita itu menolak dengan nada yang lembut, lalu mengucapkan beberapa kalimat, "saya tidak akan pulang dulu, nanti saja, saya sayang sama kakek. Saya akan pulang kalau kakek "pulang".
Aku tertegun mendengar semua kata-kata itu, mengingat wanita itu bukanlah siapa-siapa bagi keluarga sang kakek, hanya seorang pekerja yang ditugaskan mengurus kakek keluarga itu. Tetapi kesederhanaan dan pengabdian yang diberikan begitu besarnya, hingga ia rela menghabiskan banyak waktunya untuk mengurus kakek itu.
Mataku berkaca-kaca setelah kalimat itu terucap, aku berfikir di dunia ini masih banyak orang-orang yang baik, orang-orang yang perduli terhadap orang lain, orang yang kurang mampu tetapi bisa memperkaya dirinya dengan memberi arti dan pengabdian. Bertolak belakang sekali dengan realita yang ada di kota-kota besar, termasuk kota yang aku singgahi sekarang, tempat dimana aku dilahirkan.
Fenomena ini begitu membuat aku tersadar akan banyak hal, dan mempertegas bahwa materi bukanlah segalanya, kebutuhan tidaklah selalu menjadi tuntutan, dan dengan kesederhanaan, hal sekecil apapun bisa menjadi sebuah hal yang sangat besar.
Semoga saja kedepannya aku dapat bertemu lagi dengan fenomena-fenomena seperti ini, dan bahkan aku sendiri yang membuat fenomena itu.

Semoga saja ..

Tuesday, March 9, 2010

Kontradiksi Akal dan Fikiran

Sekejap datang, dan tak pernah ingin pergi, selalu menjadi kontradiksi di dalam fikiran, apakah sebenarnya yang telah terjadi? Semuanya berjalan sesuai poros, alur yang telah tertuliskan, serta drama yang dimainkan oleh beberapa aktor yang terlibat.
Sampai dimana titik akhir, serta sebuah pencapaian telah dirasakan, tanpa diketahui sebelumnya bahwa yang terjadi harus seperti itu, dengan melewati berbagai jalan yang tidak terduga sebelumnya.
Kemanapun angin berhembus, disitulah tanda kehidupan, karena masih merasakan angin tersebut berhembus, air yang mengalir seakan tidak pernah perduli, atau bahkan manusia-manusia itu yang tidak menghiraukannya.
Sesuatu yang telah didapat, ternilai selalu kurang, ingin melebihi dari pencapaian tersebut, itulah kontradiksi.
Dimana fikiran dan hati tidak dapat dicampurkan, seperti minyak dan air, sulit untuk menyatu, sulit disini bukan berarti tidak bisa. Dalam kehidupan kita mengenal segala kemungkinan dapat terjadi.
Mengenal sebuah kontradiksi, dimana itulah sebenarnya proses pendewasaan. Ketidaksesuaian antara fikiran serta hati dapat terasa ketika sebuah proses atau praktek pencarian fakta dilakukan, dimana tersimpan keraguan, ketidakyakinan akan sesuatu, atau bahkan spirit yang menggebu-gebu.
Sering sekali manusia melakukan sesuatu, tanpa menyadari bagaimana pandangan ataupun perasaan manusia lainnya, dan ketika dalam penuntutan sebuah hak itu bersinggungan dengan hak-hak manusia lainnya. Disinilah fungsi otak dari seorang manusia, digunakan untuk berfikir. Pergunakanlah apa yang telah diberikan, manfaatkan apa yang telah didapat, dan fikirkan fungsi dari itu semua guna mempermudah segala hal. Karena sering manusia itu kebingungan dengan fikiran dan logikanya sendiri, sehingga selalu menilai segala sesuatu itu tidak pernah cukup.
Ketidakpuasan dalam diri bisa dikikis dengan sebuah sikap yang selalu mensyukuri dalam mendapatkan apapun, ketika kita mendapatkan sesuatu, anggaplah itu sebuah hadiah, dan jangan sekali-kali hadiah itu dijadikan sebuah tujuan, karena sampai kapanpun tidak akan pernah didapatkan arti dari hadiah tersebut jika itu dijadikan sebuah tujuan.

Setiap manusia memiliki akal dan fikiran,
tetapi tidak semua manusia selalu menggunakannya
dan mereka yang maju adalah mereka yang menggunakan akal dan fikiran sebaik-baiknya.

Tuesday, February 16, 2010

[cerita] Jawaban dari Sebuah Kehilangan

Mengawali hari-hari dengan berjalan tertatih, memaknai hidup dengan penuh determinasi, dan selalu berharap keberuntungan menghampiri, semuanya terasa benar, namun ketika ditunjukkan sebuah hal yang penuh romantisme, dan terlarut didalamnya, cahaya optimistis seakan terbenam ditutup aura gelap pesimistis.
Seseorang yang biasa saja, mendapatkan sebuah keberuntungan, yang dinilai tanpa melakukan banyak determinasi, hanya saja ruang berjalan dia berada di posisi yang tepat. Sisi romantisme dimulai, kemenangan demi kemenangan terus ia dapatkan, yang membedakan, kali ini ia melakukan banyak determinasi, lalu itulah yang ia dapatkan.
Hatinya sangat penuh waktu itu, diisi perasaan-perasaan yang tidak pernah ia dapatkan, ia tidak sombong waktu itu, ia sangat tulus memberi dan menerima apa yang ia miliki dan apa yang ia dapatkan.
Kehilangan, yang berasal dari kata hilang, dan konon katanya hilang itu sebenarnya tidak ada, hanya yang tidak ada itu berubah wujud, ataupun tergantikan, seperti plastik yang dibakar, sebenarnya plastik itu tidak hilang ketika dibakar, hanya saja berubah bentuk menjadi molekul-molekul yang lebih kecil, bahkan hampir tidak terlihat. Itu analoginya, hingga nanti terdapat pembenaran-pembenarannya.
Berbicara tentang kehilangan, yang paling benar adalah semua orang memiliki ketakutan akan kehilangan, apapun itu. sama seperti dia, selalu takut akan kehilangan seseorang yang ia dapatkan secara keberuntungan itu, tanpa tersadar bahwa setiap langkah dan gerak gerik memiliki konsekuensi yang beragam.
Ada awal ada akhir, ada pertemuan ada perpisahan, tak selang beberapa tahun setelah itu, dia merasakan kehilangan yang sangat dalam, yang sebenarnya bukan kehilangan ataupun hilang, tetapi pergi dan ditinggalkan, itulah kenyataannya. karena logika mengatakan seorang manusia tidak mungkin menghilang.
Sepucuk surat dimulutnya, gelang hitam ditangan kanannya, amanat yang dijaganya, serta tanggung jawab yang ditanggungnya, masih kokoh dibalik hatinya yang rapuh, hatinya yang remuk, tertinggalkan waktu, yang tak beralasan.
Saat mulai berlari, ia tak sadar jika itu jalan yang berlawanan arah, sampai kapanpun tidak akan pernah ada titik temu, namun dengan determinasi yang sangat kuat, ia yakin akan bertemu kembali dengan apa yang ia dapatkan dengan keberuntungan itu.
Sampai dimana waktu yang berbicara, yang menjawab determinasi itu, yang seakan meyakinkan dirinya bahwa determinasi itu tidak ada apa-apanya tanpa keberuntungan.
Waktu juga menyadarkan dirinya bahwa semua yang ia miliki dahulu bukanlah sesuatu yang dapat ia miliki selamanya, segala sesuatu ada pemiliknya.
Tidak ada yang hilang, namun perpisahan, selama-lamanya.
yang didapatkan dengan keberuntungan itu telah diambil oleh pemiliknya.
hanya tersisa raga, tanpa nyawa, dan tak berarti apa-apa.
namun sekarang hanya tinggal nisan, juga tangisan dari mereka yang terambil
Juga kisah, bahwa dirinya memiliki determinasi dalam pencapaian sebuah harapan, meski terlihat samar dan terkesan tidak akan mampu dilewati, tetapi determinasi itu masih hidup untuk menggerakkan dirinya bertemu harapannya, sangat disayangkan keberuntungan tidak ikut serta menghiasi determinasinya itu.
ia dapatkan sebuah jawaban, meskipun menyakitkan, namun itu adalah sebuah pencapaian dari sebuah usaha, yang setidaknya akan lebih kecewa jika ia tidak tahu alasan seseorang yang didapatkannya secara keberuntungan itu pergi meninggalkannya.
dia, makhluk dengan determinasi tinggi, tetapi rapuh ..

Monday, February 8, 2010

Uruslah Urusanmu, Pentingkan Kewajibanmu juga Hak Orang Lain

Sulit memang ketika situasi dan keadaan mengancam sebuah kedudukan, sampai melupakan kewajiban serta hak orang lain, benar adanya ketika mereka mengurus hak-hak dari mereka sendiri, tetapi jangan lupa bahwa dibalik hak-hak kalian itu ada hak dari orang lain, bukankah itu sudah diterapkan dari zaman duduk di bangku sekolah yang paling dasar, tentang hidup bertenggang rasa, keselarasan hidup, dan semua yang tercakup dalam pendidikan ..
Inti dari pencarian itu bukanlah titik dari sebuah masalah, namun solusi dari permasalahan tersebut, serta tindak lanjutnya seperti apa, bukan berputar-putar di sekitar permasalahan itu, bukan penyelesaian yang didapat, tetapi pro dan kontra dari berbagai kalangan, yang akhirnya akan menyudutkan seseorang.
Bukankah lebih penting memperbaiki kerusakan, meningkatkan kualitas dan fasilitas, dan setiap permasalahan dijadikan referensi untuk bergerak dan berfikir lebih inovatif, tetapi ini malah dijadikan sebuah opini publik yang benar-benar membuat miris yang mendengar, dengan menilai secara subjektif, hanya ditujukan pada satu sudut pandang saja, tanpa memikirkan bagaimana tindak lanjut sebuah permasalahan, ingat selalu fakta sosial ini, ada sebab dan akibat, tidak akan ada asap jika tidak ada api. Seseorang dapat berkata sesuatu karena memiliki alasan, bukan tanpa tujuan, dan hanya berdasar intuisi. Jika tidak ada kesalahan tidak mungkin seseorang akan memaki, ketika tidak ada kesempatan maka seseorang tidak akan berkembang, juga tidak ada permasalahan tanpa penyelesaian.
Hemat saya, urus saja urusan-urusan masing-masing, dahulukan kewajiban dan hak orang lain, yang lebih penting, karena ketika kita membicarakan hak, kita sudah mendapatkan itu sejak kelahiran, namun berbicara soal kewajiban, itulah jalan pilihan dari hak kalian, sehingga menjadi tanggung jawab bagi kalian sendiri.
Ketika kita menginjak bangku sekolah, sudah menjadi hak kita untuk mendapatkan pendidikan, tetapi jika tidak mendahulukan kewajiban kita (belajar) setelah mendapatkan hak itu, apa jadinya ?? Ketika kita menjadi dosen, kita memiliki hak untuk mendapatkan gaji, lalu kewajibannya adalah mengajar ..
Coba perhatikan 2 hal tersebut, jika kita mengambil dari satu sisi, kita mengambil hak pendidikan, tetapi kewajiban tidak dijalankan (belajar), apa yang dapat diambil ?? terbodohi selalu mungkin ..
ketika kita menjadi dosen dan akan mendapatkan hak (gaji), tetapi kewajibannya tidak dilakukan, akan mendapatkan gaji jika tidak mengajar ?? tetapi jika kita mendahulukan kewajiban, semuanya akan terjawab .. 2 hal diatas, jika kita mengutamakan belajar, maka ilmu yang diterima dari sistem pendidikan pun akan sangat berguna, faktanya, banyak orang sukses karena belajar, bukan karena sekolah..
jika berfikir sekolah atau pendidikan yang tinggi akan menjanjikan kesuksesan, mungkin hal ini adalah relatif, tetapi coba fikirkan, jika kita mempunyai kesempatan untuk bersekolah atau berpendidikan yang tinggi, bahkan sampai ke luar negeri, bisa dilakukan tanpa belajar ?? Pernahkah terfikirkan bahwa orang-orang sukses yang bersekolah atau berkuliah di luar negeri itu asal muasalnya bagaimana ?? jawabnya, tanggung jawab dengan kewajibannya ..
Mengapa ?? Coba tanyakan pada diri sendiri ..
mungkin yang membaca ini dan sudah sukses akan tersenyum ..
mungkin juga jika yang membaca ini dan belum sukses akan tersadar akan kewajibannya, sebelum memperjuangkan haknya. semoga saja

itulah pilihan ..

Saturday, February 6, 2010

Ketua dan Sekjend BEM Fikom Periode 09/10 ..








MENJEMBATANI SELURUH MAHASISWA FIKOM UNISBA UNTUK BERGERAK BERSAMA MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH MAJU DAN SIGNIFIKAN.

Mohon doa dan dukungannya kawan-kawan ..

Thursday, February 4, 2010

Terjebak Wacana ..

Satu pengartian kembali didapatkan dari hasil penelusuran selama ini, tidak terlalu buruk memang, namun cukup memperjelas, apapun itu memang sebuah fakta lebih aku sukai dan akan terus aku sukai daripada sekedar wacana, bahkan banyak wacana .. Karena ternyata aku pun terjerumus didalam kata ini, sebuah perkiraan yang ternyata aku sendiri dapat mendapatkan hasil yaitu kesalahan dari hasil tafsir selama ini. Cukup miris melihat realita yang ada, dan andai saja langkahku waktu itu tidak untuk mencakup yang lebih besar lagi, tanggung jawab, disini memiliki peran penting dalam segala yang ada sangkut pautnya terhadap hidupku. Cukup untuk mengusap dada, dan lebih bersyukur karena aku tidak terjebak dalam wacanaku sendiri, mirisnya, aku terjebak wacana orang lain.
Harapanku setelah itu, hanyalah dapat membedakan dimana posisi-posisi dari sikap serta ucapan dari apa yang ada disekitarku, karena ternyata, fakta sesungguhnya telah didapatkan, bahwa apa yang dikira itu tidak selalu sesuai dengan kenyataan, dan masih banyak orang-orang yang hanya memiliki wacana untuk dijadikan modal senyuman palsu dan menaikan harkat martabat, dengan nilai-nilai yang mencelakakan keadaan, hingga menyakiti massa.
Tidak membicarakan seseorang atau satu pihak saja, tetapi lingkupnya banyak, dan aku yang berdiri kokoh yang mungkin dianggap badut oleh mereka itu telah mendapatkan apa yang aku dapat, hingga yang berlalu seperti wacana ataupun sikap yang membuat aku kokoh itu seolah hilang dengan berbagai macam ketidakadilan dalam bersosial, berbicara soal kebenaran, yang setiap saat selalu bersifat relatif, dan saat hal yang bersifat normatif selalu disangkut pautkan. Benar adanya kebenaran tidak pernah berpihak, namun kemenangan bersifat mutlak, dimana itu telah terjawab sebuah fakta yang dapat mematahkan semua teori-teori ataupun wacana yang tidak jelas.
Pembenaran adalah sesuatu yang penting dalam berwacana, namun tidak akan berarti apa-apa jika hal itu diutarakan kepada mereka yang tidak mengerti, ibarat sebuah perhatian yang dianggap sebuah pengekangan, sebuah permohonan yang dianggap sebuah pemaksaan, sebuah permintaan yang dianggap perampokan, dan sebuah pemberian dianggap pembayaran.
Kiranya kita harus dapat memilah dan memilih apapun itu, sehingga tidak terjerumus dalam suatu lembah kelam yang dapat membuat diri mengenal suatu kata penyesalan, pembacaan dan penafsiran haruslah dilakukan dengan cara yang sangat benar, pembedaan antara wacana, doa, dukungan, dan bantuan, karena semua seakan terlihat sama, tetapi faktanya dapat bersifat kamuflase. Dan untuk semuanya, semuanya, berhati-hatilah dalam lisanmu, sebelum itu menyakiti massa, menyakitimu.

Wednesday, January 13, 2010

the Other Side of ...

tak lama setelah perjalanan panjang ., ada kalanya itu harus beristirahat ., tapi ku hanya berharap tidak semuanya berjalan lamban ., dimana titik itu ada ., harus ada pula titik dimana aku berdiri ., dan meneruskan segalanya ..
mengharapkan semuanya terasa indah ., dengan suatu hasil yang sangat signifikan ., walau tak kunjung tiba ., aku rindu itu .. sungguh rindu ..
awal ku diam ., awal ku bicara ., namun satu inti dibalik itu semua ., aku kesepian ..
sekiranya aku bisa memberi solusi ., terkecuali pada diriku sendiri ., semua seakan hilang tertiup angin ., tersapu ombak ., terbakar api ., terkubur tanah ., dan kiranya ku dapat terus berdiri melawan itu semua selama mungkin ..
tak pernah terpikir olehku ., dimana seharusnya aku bukanlah seorang aku yang sekarang ., dengan semua aku di dahulu ., seharusnya aku memiliki sifat serta sikap yang dapat terbilang abnormal ., namun semuanya ku tepis ., dimana aku membentuk diri secara sengaja dengan dibekali akal serta fikiran yang selalu membawa ke jalan yang lebih logis .,
menetap di sebuah pulau dan berharap hanya 1 orang yang mengerti itu menemani aku ., selamanya ., sekiranya itu sekarang terfikir masih jauh ., dan semakin jauh ., menepis semua angan dan harapanku ., walau kubenci hal yang membunuh suatu harapan ., tetapi tak dapat tersangkal ., harapanku telah ternoda ..
tak ada sama sekali keberadaan diriku yang dapat kubanggakan ., semuanya terlihat semu ., terlihat abstrak ., pola fikir yang luar biasa pun tak pernah dihasilkan oleh otakku ., perkataan bijak tak pernah aku lontarkan ., sikap yang terpuji tak pernah aku tunjukkan ., tidak ada yang menarik didalam diriku ..
sekiranya semua mengira akulah si pesimis itu ., tidak .. sungguh ., aku hanya sedikit meneteskan air mata meskipun tanganku masih mengukirkan tulisan ini .. aku masih sanggup berjalan ., bahkan berlari ., aku hanya merasa kesepian ..
aku tak pernah berharap diperdulikan dimanapun ., namun kiranya aku yang berusaha perduli dan mengerti apapun ., dan aku berusaha untuk tidak menjadi seorang munafik ., bahwa sedikitnya aku pun ingin wadah untukku sendiri berbagi ., berbagi semua keluh kesahku ., berbagi kekesalanku ., berharap solusi ., bukan hanya jawaban "sabar ., takdir ., nasib ., dsb" .. aku sudah tahu dengan kata-kata itu semua ., aku mengerti ., aku hanya ingin solusi ..
mengapa ?? apakah aku terlalu kaku ?? terlalu monoton ?? terlalu membingungkan ?? terlalu aneh ?? terlalu menyedihkan ?? terlalu kasihan ?? aku tak pernah menganggap itu semua ., aku sama seperti kalian ., dilahirkan ., dibesarkan ., disekolahkan ., lalu apa ??
malas dengarku cerita ?? ya ., karena ceritaku selalu berbeda ., kenapa ?? terlalu panjang ., ya ., agar kalian mengerti ., kenapa ?? aku mengharap solusi ..
andai itu semua dimengerti ., pasti yang mendengar memelukku ., tidak menyangka bahwa itu aku ., bertolak belakang dengan semua senyumku ., berbeda dengan keadaan yang ada padaku ., mungkin juga dianggap cerita ngawur ., history pahit ., atau bahkan mengada-ada ., disebutlah aku makhluk kaku ., disebutlah aku makhluk pendramatisir ., disebutlah aku romantis ., disebutlah aku pesimis ., atau bahkan optimis ., disebutlah aku tegar ., disebutlah aku rapuh .,
yang jelas aku .,
kesepian ..

Thursday, January 7, 2010

Politik Kampus (Fikom Unisba) yang Membingungkan

Diskusi telah dilakukan ., rekomendasi telah disebutkan ., dan solusi telah ditemukan ..
aku kira sebelumnya ., bahwa ini semua berkaitan dengan kepentingan ., ternyata tidak ., mereka yang mendukungku menyuarakan demi kepentingan Fikom Unisba ., mereka hanya menitipkan aspirasi serta masukan untuk Fikom yang lebih baik ., tidak ada kepentingan organisasi yang lainnya ., sungguh mencengangkan ., karena itu sebelumnya dipandang sebelah mata oleh banyak kalangan ., namun faktanya ., tidak sama sekali ..
Diskusi itu dilakukan hanya 6 orang ., yaitu aku ., Levana ., Ucup ., Hari ., mereka bertiga adalah pengurus BEM Fikom periode 2008-2009 ., dan 2 orang lagi ialah Vidi (Aktifis kampus dari organisasi FAMU) dan juga Ipuy (Nurani Fitri) sebagai ketua DAM periode 2009-2010 .. semuanya menyuarakan bagaimana nasib Fikom di generasi kita ., 2007 ., serta peta kekuatan dari 2007 sendiri ., sehingga muncullah rekomendasi agar aku maju untuk mencalonkan diri menjadi Calon Ketua BEM Fikom .,
namun karena ada sesuatu hal yang membuat aku tidak bisa mencalonkan sebagai ketua BEM Fikom ., selanjutnya aku merekomendasikan Levana untuk maju menjadi calon Ketua BEM Fikom selanjutnya ., lalu mereka ber 5 merekomendasikan aku untuk menjadi SekJend periode kepemimpinan Levana ., sekaligus mendampingi serta mem-Back up Levana ., dan Levana pun mengaku siap ., aku sendiri ., siap ..
untuk semuanya ., semuanya ..
mohon doa serta dukungannya ., agar semua rencana ., harapan ., serta impian kita terwujudkan ., guna memajukan Fikom Unisba .,
aku menjanjikan sebuah fakta ..
dimana semua tanggung jawab itu akan direalisasikan ..
tidak ada kata No Action Talk Only ..
dan tidak ada kata Bacot ON Skill OFF

tetapi semuanya akan dibayar oleh Fakta ..
karena aku mencintai sebuah Fakta ..
semoga saja ..

Friday, January 1, 2010

Dua Ribu Sepuluh

hari berganti ., bulan berganti ., tahun pun berganti .,
ganjil berganti genap ., jalan terlihat panjang ., semakin banyak pilihan.. itulah hidup ., namun patut kita isi dengan penuh makna ., demi satu tujuan ., kebahagiaan ..
satu tentang semuanya ., arti hidup ., penuh dengan paradigma ., serta kamuflase yang dibuat diri serasa indah ., sehingga semuanya terlihat rumit ., sulit .,
namun itu semua tidak akan terlihat seperti itu ., jika kita dapat menggenggam satu ., yaitu kunci ., kunci dari kehidupan ., kehidupan yang diinginkan .. sehingga dapat mengenal diri serta apa yang ada pada pandangan kita ..
untuk apa hal yang tidak penting dipertanyakan ?? tetapi hal penting tidak dilakukan ., untuk apa memikirkan yang tidak penting ., jika tujuan ditelantarkan ., terasa makhluk berlogika ., namun kalah oleh logika nya sendiri ., terasa memiliki retorika lebih ., namun tidak ada yang dapat diperbuat ., mempertanyakan kondisi terhadap orang lain ., namun dengan semua omong kosong ., sekiranya dapatlah memikirkan sebelum apa itu akan terucap ., sebelum lingkarannya menertawakannya ..
dengan ini tidak perlu berlebih ., seperti kata mereka ., hanya kata "cukup" untuk membawa kita menuju gerbang kebahagiaan .. tidak perlu berlebih kiranya untuk menjadi superior ., cukup memanfaatkan apa yang ada dalam diri ..
semoga di tahun 2010 ., kita semua menjadi manusia yang superior .,
yah .. superior ..

Saturday, December 26, 2009

MENCOBA MEMAHAMI PEREMPUAN

Bacalah, dengan sedikit saja harap-harap cemas.

Bisakah Anda memahami perempuan? Saya segera melarikan diri jika ada yang menjawab bisa. Bukan karena membingungkan, tapi karena perempuanlah makhluk yang paling ambigu. Kita tidak pernah tahu pentingnya mereka bagi kita sampai kemudian kita kehilangan mereka. Kita tidak akan pernah bisa memahami kenapa mereka bersedia berpakaian seksi, kelayapan di mall, tapi menolak untuk dipelototi. Kita juga tidak pernah bisa memahami kenapa mereka bersedia melakukan operasi pengencangan payudara (artinya payudara mereka selanjutnya terbuat dari plastik, sama dengan ember) padahal mereka tahu bukan bagian itu yang membuat kita mencintai mereka.

Saya tidak pernah bisa memahami mereka. Dan tidak ingin mencoba lagi. Bukan karena saya kapok. Tapi karena saya tidak akan pernah bisa. Bisakah Anda memahami kenyataan berikut ini: mereka sangat seksi dengan pakaian dalam miu-miu tapi menjadi biasa saja ketika telanjang bulat? Mereka bisa sangat menggairahkan dengan rok yang tersingkap sedikit saja dan memaksa kita berpikir yang tidak-tidak, tapi kemudian malah terlihat lucu ketika telanjang sebab ada sisa lemak di sana-sini. Mereka jugalah yang bersedia memakai bra dengan penopang kawat, supaya kita memperhatikan dan mengaguminya dengan takjub. Minimal supaya kita tidak melihat ’isi kawat’ tetangga.

Bisakah Anda pahami semua itu?

Semua perempuan matre: sebab mereka menyukai keindahan, dan keindahan adalah daftar harga yang harus kita bayar. Hanya alam yang memberikan keindahan secara gratis, meskipun jalan menuju ke sana tetap harus bayar. Semua perempuan suka dipuji: sebab mereka menikmati pujian. Tapi pujian yang berlebih dan tidak tepat waktu justru membuat mereka jengah. Pujian Anda akan dimaknai gombal, walaupun mereka tetap suka digombali. Hampir semua perempuan mencintai anak kecil, dan mereka jugalah yang mengidap baby blues. Hampir semua perempuan mengatakan hal ini: gue capek nangis mempertahankan hubungan kita. Dan itu dikatakan sambil menangis. Hampir semua perempuan mengidap sindroma ini: pada usia 17 – 23 tahun selalu come up dengan pertanyaan siapa el-lu. Pada usia 24 – 29 tahun come up dengan pertanyaan siapa gue. Pada usia 30 – 35 tahun come up dengan pertanyaan siapa aja deh pokoknya kimpoi.

Hampir semua perempuan menangis usai mengucapkan ijab-kabul, dan membiarkan kita bingung sendiri mengartikan tangisan itu ekspresi rasa gembira atau ekspresi menyesal telah menikah dengan kita. Perempuan jugalah yang dianugerahi kelebihan terutama mencium bau busuk selingkuh kita. Sesekali mungkin Anda bisa menipu mereka, tapi mereka cepat belajar. Perempuan jugalah yang sanggup datang menemui wanita selingkuh kita, mengajaknya belanja dan nyalon bersama, mengajaknya meni-pedi, sambil meminta si wanita melepas kita untuk kembali ke rumah secara baik-baik, dan tak bercerita apa pun ke kita karena justru selingkuhan kita yang bercerita. Perempuan jugalah yang bisa menahan rasa sakit 9 kali lebih baik dari kita pria.

Masihkah Anda berusaha memahami mereka?

Usaha memahami perempuan, sejatinya, bukan usaha yang sia-sia. Minimal kita tahu pada akhirnya kita selalu gagal memahami mereka. Mereka bisa sangat tahu hadiah apa yang kita butuhkan di hari ulang tahun kita. Tapi kita harus bertanya ke temannya hadiah apa yang pas untuknya di hari ulang tahunnya. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada mereka pilihan film yang akan ditonton, dan sesampai di dalam kita memikirkan hal lain yang tidak berhubungan dengan film tersebut. Ketika mereka bertanya apakah kita menikmati filmnya, dengan semangat tipsani (tipu sana-sini) kita berujar: owh, tentu. Kamu yang milih kan. Kita tidak berani mengatakan film itu membosankan, hanya karena kita tidak ingin menyinggung perasaan mereka. Kita selalu mengganggap mereka fragile, lemah. Tapi ketika mereka mengatakan enough is enough, kita yang datang menyembah termehek-mehek dengan janji sejuta surga. Anehnya, kadang mereka percaya akan ada sejuta surga.

Jika ada orang ke tiga di antara kita dan mereka, biasanya kita menyelesaikannya dengan ancaman, dengan hardikan. Sedangkan mereka menyelesaikannya dengan cara yang lebih elegan: mandi selama mungkin, berdandan secantik mungkin, tersenyum seyahud mungkin, dan menyapa seindah mungkin. Mereka hendak mengatakan, hei..., see, saya lebih cantik dari perempuan yang hendak mengganggumu itu. Cupunya kita, men’s talk selalu sekitar paha dan dada: siapa sudah mencicipi siapa, siapa sudah merasakan siapa, siapa dengan ukuran berapa, siapa sempit siapa lebar, siapa basah siapa kering –seakan-akan ukuran, sempit, kering menjadi penting kalau tidak akan terjadi kiamat. Sementara girl’s talk selalu tentang siapa lebih charming dari siapa, siapa yang ingin mencium siapa. Sesekali mereka juga membahas ukuran, tapi biasanya dilakukan untuk lucu-lucuan saja.

Kita sering membahas ukuran mereka. Padahal ketika ’pertandingan mencangkul sawah’ dilaksanakan, kita jarang ’menunggu’ mereka. Bagi mereka, keluar bareng adalah ekspresi cinta sejati. Tapi bagi kita keluar bareng adalah ekspresi usai nonton bioskop. Ini bukan soal jender, tapi kenyataan bahwa kita tidak mampu memahami kedalaman cinta mereka. Kita selalu mahir berkisah tentang pekerjaan-pekerjaan kita, tentang dunia yang hendak kita raih, dengan sedikit bumbu di sana-sini, dan mereka kita minta mendengarkan saja dengan takjim. Ketika mereka bercerita tengtang Zara, tentang Nine West, kita mulai menempelkan stiker matre ke kening mereka. Padahal, hei, mereka menyukai keindahan, yang ujung-ujungnya akan dipersembahkan kepada kita. Kita saja yang tidak mampu memahami maknanya.

Pernahkah Anda memeriksa fakta berikut ini: dibanding ayah Anda, ternyata Ibu Anda lebih sering tidur belakangan untuk membenahi semua hal, dan bangun lebih dulu untuk memulai semua hal. Periksa baik-baik fakta berikut ini: dibanding ayah Anda, ibu Anda lebih sering mengkhawatirkan keselamatan Anda!

Tahukah Anda kenapa perempuan suka menggunakan pakaian dalam warna hitam? Selain karena terlihat seksi, elegan, dan penuh misteri, juga karena mereka ingin menghidupkan kenangan kita akan emak kita dulu. Selalu ada sifat kanak-kanak dalam diri semua laki-laki, dan selalu ada sifat ingin diasuh, oedipus complex, dalam diri kita. Dan mereka tahu itu. Mereka mungkin menyukai warna biru, sesekali warna krem atau pink dengan renda di sekeliling untuk membantu menghiasi hari-hari mereka. Mereka mungkin saja memilih warna putih untuk memulai hari. Atau warna merah tua ketika mereka ingin tampak seksi. Tapi warna hitam tetap favorit mereka. Satu dari satu perempuan mempunyai pakaian dalam warna hitam. Jangan tanyakan ke mereka, karena mungkin saja mereka sedang memakainya.

Jangan karena ayat suci menyatakan ”istrimu adalah sawah, cangkullah sesukamu’ maka kita merasa mendapat hak untuk menghampiri mereka kapan saja di mana saja. Tidakkah Anda cukup mendapat informasi bahwa seminggu sebelum dan seminggu setelah mereka period adalah masa emas mereka untuk ’dicangkul’? Tidak perlu menjadi ahli roket untuk mengetahui hal remeh itu. Mereka bahkan bersedia mengingatkan kita akan tanggal-tanggal keramat itu. Pada tanggal 23 setiap bulan mereka akan suka cita berkata eh, tanggal 25an aku period loh. Ketahuilah, itu sign, tanda, bukan tanggal gajian.

Begitulah, kalau Anda masih mampu selingkuh setelah mendapatkan pelayanan sehebat itu, kini justru Anda yang sulit saya pahami.

repost from http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2355677

sakit ., lama-lama mati jika terus seperti ini

sekian lama dari perputaran waktu yang terjadi di dunia ini ., serta tempat yang kita singgahi ., bumi ., sungguh ada terlihat suatu waktu yang terbuang dengan sangat sia-sia ., tidak dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat ., semuanya terasa mati ., tiada kehidupan disini ., tetapi itu justru menjadi suatu kebiasaan dari makhluk tanpa fikiran yang dinamis ., tidak memiliki otak yang cukup inovatif untuk melakukan sesuatu ., kreatifitas juga minim ., mungkin itulah tepatnya ..
situasi dan kondisi seperti ini sungguh sangat banyak kita jumpai dari hari senin hingga minggu ., dari januari sampai desember ., dan inilah dipenghujung bulan itu ., sabtu ., cuaca seakan tidak pernah mendukung untuk hari ini ., maaf ., aku tidak pernah ingin memaki atau menggerutu pada cuaca ., karena disitu aku melihat keesaan Tuhan ., hanya saja aku ingin ini berjalan lebih baik ., aku tidak ingin mati didalam kamarku sendiri ! dan terlebih aku tidak ingin mati sekarang ! sebab lama-lama seperti ini dapat membuatku mati ., hal seperti ini dapat membuatku seperti tidak ada kehidupan sama sekali ., bahkan aku menganggap diriku ini mati ..
where's my friends ?? semuanya sedang sibuk dengan urusannya masing-masing barangkali ., atau mungkin mereka malas untuk mengajakku beraktifitas ., entah karena apa dan disebabkan apa ., bertanya sana-sini hanya dijadikan becandaan ., padahal aku mengharap sebuah solusi dimana aku dapat keluar dari situasi seperti ini ., sekali lagi aku ucapkan ., aku tidak ingin mati sekarang !
di malam yang selarut ini baru ada solusi yang tepat ., ahhh ., hanya ini ternyata yang tersisa ., untuk selanjutnya juga seperti ini saja ., mungkin hanya ini juga yang dapat menampungku ., mungkin .,
jenuh ., mungkin karena banyak fikiran-fikiran yang menggangguku.,tetapi untuk esok ., dan seterusnya ., hal seperti ini tidak akan terjadi lagi ..
tidak ..

Friday, December 25, 2009

Apakah harus mencalonkan diri menjadi ketua BEM fikom ??

kisruh yang terjadi di kampus biru sungguh melelahkan ., sangat disayangkan sekali setelah apa yang telah terjadi kemarin-kemarin ., mungkin sebagian yang sama seperti aku ., netral ., sedang dalam posisi yang sulit dalam menempatkan diri ., karena apa ?? karena masing" lembaga ingin menempatkan dirinya serta kepentingannya di situ ., seolah menjadi warna dan trend baru ., sehingga dominasi himpunan ., keluarga mahasiswa ., dan lembaga kefikoman didominasi oleh para wanita ., entah seperti apa ke depannya ., maaf ., bukan aku tidak percaya ato meragukan kalian ., tetapi aku hanya bertanya-tanya mengapa menjadi dominasi wanita ., tetapi hal ini tidak akan menjadi masalah selama kinerja dari masing" pihak sangat baik ., yang terpenting ., kita sama-sama bertujuan memajukan fikom ..
dukungan serta perbincangan telah banyak dari berbagai fihak ., dari teman-teman dekatku ., yang se fakultas maupun yang berbeda fakultas ., bahkan namaku sudah dijadikan isu bahwa aku akan maju sebagai ketua BEM Fikom .. banyak alasan mereka dalam mendukung aku ., tetapi ., masalahnya ada padaku ., karena aku belum berminat dalam berorganisasi ., tapi itu hanya berlaku untuk saat ini ., entah apa yang akan terjadi di kemudian hari ., aku berharap yang terbaik saja ..
tetapi hal apapun bisa terjadi ., jika kondisi serta situasi memungkinkan ., maka yang terjadi ., terjadilah ..

Wednesday, December 23, 2009

Buruk !! Sangat Buruk !!


tidak ingin banyak berkomentar ., hanya tersisa andai-andai serta angan-angan bahwa jika saja tadi Persib bermain selama sembilan puluh menit ., dan dilakukan seperti saat 45 menit babak kedua ., maka keadaannya tidak akan seperti ini ., sungguh diluar dugaan ., buruk !! buruk !!
tetapi apapun itu hasilnya ., kita harus tetap mendukung Persib Bandung agar menjadi juara ISL 2009/2010 ini ., meski ada beberapa yang harus dirubah dan di evaluasi agar kedepannya Persib mampu bersaing dengan tim-tim yang sekarang ada di papan atas ..
banyak sekali rekomendasi-rekomendasi yang ditujukan kepada pelatih Jaya Hartono ., namun harus kita fahami ., bahwa Jaya Hartono lebih mengetahui situasi yang sebenarnya ., dan ia melakukan ini semua dengan banyak pertimbangan ., oleh karena itu ., mari kita dukung terus Persib Bandung agar menjadi juara ISL 2009/2010 ., meski hasil kekalahan 3-0 dari Persema ini sangat menyakitkan ., kita harus berikan terus support serta dukungan moril dan materil terhadap seluruh elemen yang ada di dalam Persib Bandung .,
Jayalah Pangeran Biruku ..
Birukan kembali Senayan (sekarang Gelora Bung Karno)

semoga saja ..

Entah Ini Apa ?

sungguh sangat privacy sebenarnya ., tetapi ingin saja coretan ini menghiasi tautan-tautan yang lainnya ., mungkin inilah yang aku rasa saat ini .,
hanya beberapa orang saja yang tahu ., tetapi ., jujur ., aku merasa sangat-sangat sedih oleh ini ., kecewa mungkin ., aku tidak tahu pastinya ., tetapi dapat dipastikan bahwa keadaanku tidak sama dengan hari-hari sebelumnya ., bahkan berputar 180 derajat mungkin ..
tidak dapat kuceritakan semua isinya ., hanya bentuk kekesalanku saja mungkin agar digambarkan dengan sangat jelas bahwa aku sekarang adalah ini .. dan ini mungkin berjalan selama satu tahun ., atau mungkin aku sendiri dapat merubah itu ., karena ini terkait bukan hanya denganku ., tetapi dari berbagai macam instansi ataupun substansi yang benar-benar sangat hidup ., dan aku ditengahnya telah tersesat ., bingung menentukan sebuah pilihan ., konsekuensinya pun tak main-main ..
hanya saja aku masih memiliki fikiran sebelum melangkah lebih jauh ., masih dapat ku berfikir bahwa suatu saat konsekuensi yang aku ambil ini sangatlah menentukan aku ke depannya ., juga mereka yang sekarang ada denganku ., dan aku ingin membuat semua ini menjadi tenang ., dimana itu sebelum fikiran ini datang ..
kembali normal .,
berjalan normal ..
tentukan arah pilihan ..

Tuesday, December 22, 2009

Hari Yang Melelahkan . . .

benar-benar hari yang melelahkan ., sungguh ., setengah dunia ku hari ini dikonsenkan untuk pertandingan futsal tadi ., yah ., Sakata melawan tim Aceh ., bermain dengan seru (kata mereka yang menonton) ., dan dukungan dari mereka yang hadir saat itu ., sungguh ., ini sangat melelahkan ., dimana pertandingan berjalan ketat ., tetapi kami dapat menjaga ritme permainan kami ., sehingga hasilnya cukup memuaskan ., yah .. 10-9 untuk kemenangan kami ., Sakata ., aku sendiri cukup puas ., dengan mencetak hat-trick hero ., sungguh ., fantastis ., dengan skor 10 ., yang mencetak gol di pertandingan itu adalah Apit Mustapit (4 gol) ., dan Willy Mukti (3 gol) ., sungguh fantastis ..
setelah bel tanda usai sungguh kami luapkan dengan kegembiraan ., setelah itu ., ada kejutan kecil untuk saudara kami yang berulang tahun ., happy b'day dude ., wish u all d'best petet "indhendiero" ., smoga apa yang kau impikan serta harapkan membentuk satu kata ., yaitu kenyataan ., amien ..
sungguh hari yang fantastis ., namun melelahkan ..

happy Mother's Day

sejauh mana kita dapat melangkah bukan tanpa andil dari ia (Ibu). selamat atau celaka kita benar-benar ada andil darinya. dari setiap tutur kata atau bahkan berperilaku haruslah dengan sangat baik, karena itu sangat menentukan demi mendapat restu serta doanya. takkan mampu kita melawan sebuah fakta sosial tentang ini, dimana kita durhaka terhadapnya, maka celakalah kita di dunia serta akhirat kelak. tetapi jika kita sungguh berbakti kepadanya, maka selamatlah kita dari dunia serta akhirat, sungguh, doa darinya adalah doa yang didengar oleh Tuhan.
sejauh ini aku sebagai anak hanya bisa menyusahkannya, dan hanya berfikir kenapa ini bisa terjadi, tanpa melakukan perbaikan-perbaikan yang seharusnya dilakukan. janji-janji terucap saja, mereka sekolahkan kita, kuliahkan kita, tidak banyak permintaan darinya, cukup 1 hari saja, yaitu wisuda, hanya itu yang mereka harapkan dari kita, sungguh menggetarkan hati..
sekali lagi aku berjanji. aku pasti membahagiakanmu ibu, aku tidak akan mengecewakanmu, aku akan menjadi anak yang berbakti kepadamu, sungguh ini akan aku aplikasikan sehingga menjadi fakta, semoga saja ..
aku minta restu mu ibu ..
dari anak bungsumu ..
irdan ..

Monday, December 21, 2009

my fav. songs

Dua Puluh

sebuah peremajaan berganti pendewasaan

arah yang salah telah berpindah haluan

mengetahui yang benar ., semakin jelas tujuan ., ibarat pelaut ., mengarungi samudera menuju sebuah pulau ., hingga dimana pulau itu telah terlihat ., tetapi tidak pernah tahu kapan akan sampai disana.
menginjak kepala dua ., melewatkan kepala satu penuh makna ., yang pertama adalah pembelajaran ., selanjutnya pengaplikasian

hal ini bukan sepenuhnya kebanggaan ., hanya rasa syukur jika aku hingga sekarang masih bisa menghirup udara ., mengingat 20thn yg lalu ., tepat tgl ini dan bulan ini ., kehadiranku tidak pernah diharapkan (kata mereka) ., sakit .. mereka yg belum mengetahui siapa aku tetapi seakan sudah menjanjikan kebencian

kata-kata itu bukan rangkaian kata dari seorang romantis yang sedang berpasrah diri sambil memegang mawar merah di tangan kanannya ., dan mengharap kematian atau dunia hancur saat itu ., bukan ! Ini fakta ..

Berlanjut di angka 2 ., si bungsu telah beranjak dewasa ., manis pahit kehidupan sudah pernah dirasakan ., bukan lagi sebagai pelaut mabuk ., penyair bisu ., musisi sumbang ., dan semua yang bernada minor ., bukan lagi yang mencari jalan ., tetapi menentukan arah agar sampai dengan cepat dan selamat ..

harga mati ..

kali ini kubuka semuanya ., dmn aku pernah memasuki lingkungan yang sangat payah ., dimana isinya hanya orang" payah yang gemar membicarakan kekurangan yang lain ., di depan semuanya tampak begitu manis ., namun tampangmu dari belakang merupakan sosok iblis yang menjanjikan keterpurukan bagi semua umat ! seakan-akan seperti malaikat ., ya ., malaikat palsu ., yang membicarakan omong kosong ., memutarbalikkan fakta ., berpura mengetahui akan ketidaktahuannya ., kau hakimi aku sebagai setan dengan cara yg digunakan iblis ?? hanya kaummu yang mempercayainya ! yang mengerti dan membuka mata akan melihat fakta ! apa aku membalasmu dgn kekerasan ? mendengar semua itu aku hanya tersenyum ! kubuktikan dengan fakta ., dan orang" yang tidak aku beritahu tidak menyukai kalian dengan sendirinya ! asal kalian tahu ., sekarang kalian hanya bahan cemoohan dari kiri dan kanan kalian ! HAHAHAHAHA . . .


Lagi .. Dan lagi .. Adalah cinta

sakitku ., pencarianku ., kemenanganku ., milikku
sedikit menatap ke belakang ., bukan untuk dikenang atau difikirkan ., mungkin untuk yang terakhir ., sebelum aku tinggalkan belasan yang lalu

dimana aku menemukan cinta pertama ., dan tetap bertahan dengan keruntuhannya ., yang meninggalkan goresan luka dan pengkhianatan ., (tidak perlu banyak terpuruk disini ., cinta pertama hanyalah pembelajaran bagi cinta kedua ., ketiga ., dst sampai cinta sejati itu ditemukan)

selanjutnya ., kutemukan yang berarti ., meski telah tiada ., meninggalkan duka dan pertanyaan ., tapi aku msh bertahan ., dgn segalaku .,

awal pendewasaan ., pertemuan itu ., kedekatan yang singkat ., meninggalkan pilu dan kemunafikan ., yang slalu ada di tengahnya ..

Pencarian panjangku (aku harap ini terakhir) ., seorang yang tak pernah dikira ., yang istimewa ., yang buatku tersenyum ., yang slalu ada dan mengerti aku ., yang melukiskan warna baru ., yang menuliskan syair indah ., yang melantunkan lagu megah ., kaulah sejatiku ..


Terima kasih untuk semua yang telah memberikan warna yang berbeda di tiap waktunya ., di hidupku .,


For all the glory

inner the family ties ., and friendship is all above ., the greatest motivator ., agung ., pedro ., boris ., redi (happy b'day to you too)
aku merasa bahagia bersama kalian ., yang slalu menerima kekuranganku ., tidak ada kemunafikan ., dan murni atas kebutuhan kalian sendiri ., hebat !

Yang lainnya ., yang telah ada ., terima kasih ., kalimat dariku ., "yang mampu bertahan hanya yang mengerti" ., diperuntukkan untuk siapa saja yang masih bertahan dgn segala kekuranganku ., inilah aku ., bukan perwujudan kemunafikan ., kukeluarkan seluruh kekuranganku ., dengan itu aku mengetahui siapa yang mengerti .,

kebahagiaanku ., merupakan keharusan bagi mereka yang mengerti untuk menjadi bagian dari ini ..
Mari kita sama" berdoa bagi apapun yang menjadi impian serta harapan . . .

terima kasih ku ..
Allah ., family ., al-moya ., agung ., rangga ., fajree ., cassavana + crew & management ., sakata ., ipik ., misky .,

hats off and applause to you all !!

Wednesday, 23 September 2009 at 01:07

Yang Bernilai Indah

Mengharap satu dari peruncingan sebuah harapan ., dimana saat membuka mata ., semua yang terfikir muncul ., bukan hanya sekedar mimpi
aktivitas serta rutinitas dijalankan seperti biasanya ., namun berbeda ., ketika semua harapan telah menyatu dengan semua yang dirasa ..
Rasa sakit seakan terhilangkan begitu saja ., terhempaskan pada suatu yang baru itu ., tetapi tidak pernah tersadarkan ., yang dahulu telah tertulis dan tak dapat terhapus ., jadi itu yang dinamakan kenangan ., apakah itu manis ataupun pahit
kebanggaan akan suatu yang tidak bernilai apa-apa ., dan yang bernilai tidak tersentuh sedikitpun ., sungguh pola fikir yang sangat mencemaskan .. Meskipun itu tak tersadari ., tetapi semuanya berbeda jika itu pernah kita coba untuk lebih membuka mata
keindahan itu telah ternoda ., oleh karena ingin suatu pendapat dari orang lain yang dapat membanggakan diri sendiri ., sungguh dekat dengan kata megalomaniac ., hanya tidak diperlihatkan saja .. Perlu diketahui bahwa sanjunganlah yang sering membuat kemaslahatan ., lupa akan diri ., dan rasa egoisme yang sangat mencemaskan
satu orang yang terpercaya sungguh tak akan pernah ternilai ., yang dicari selama ini adalah solusi serta jalan keluar ., bukan kata-kata yang disusun dengan baik dan juga indah tetapi ujungnya diri sendiri lah yang ingin muncul ., benar adanya jika apa yang kita lakukan adalah untuk diri kita sendiri ., tetapi ., pengartian dalam itu bisa salah ditafsirkan ., apa mau kita lakukan itu tetapi tidak berarti apa-apa bagi yang lain ?? Mengandai-andai tokoh superhero ., superstar ., atau idola-idola lain ., dan kata-kata yang pernah mereka lontarkan ataupun perilaku yang pernah mereka lakukan dijadikan contoh dan dijadikan pemahaman untuk orang lain ., sungguh ironis ., sedangkan yang sempurna dibalik semua yang terbaik ., tidak menjadi referensi untuk pemahaman bagi diri sendiri dan pengartian bagi orang lain .,
tak lain dan tak bukan adalah Nabi Besar kita ., seorang yang ditakdirkan untuk sempurna ., yang dilahirkan hanya sekali ., dan tidak akan pernah ada duplikatnya .. Dan kita lebih memilih mereka untuk dijadikan referensi ?? Itu yang dinamakan pemikiran yang dinamis ?? Yang berfikir lebih maju ??
Indah dirasa ketika menjadi diri sendiri ., tanpa ingin disamakan atau bahkan disetarakan orang lain ., atau ., mengikuti orang lain ?? Dengan melewati berbagai liku-liku kehidupan ., jalan yang lurus dan jalan yang berbelok mampu dilewati ., menjadikan sebuah kegagalan sebagai langkah menuju kesuksesan ., indahnya menjadi diri sendiri ..
Ketika mencari arti kehidupan yang indah ini ., lalu berbagi dengan yang lain ., pengaplikasian secara perlahan tapi pasti ., yang lain dijadikan referensi ., contohnya yang kita ambil ., bukan meniru orangnya .. jika tidak begitu, bisa dikatakan ., GAGAL .,
Mari songsong hari yang cerah ini dengan cukup menjadi diri sendiri ., yang lalu biarlah berlalu ., kesempatan kedua tidak semanis kesempatan pertama ., apapun itu ., bukan hasil yang menjadi orientasi ., tetapi proses ., dimana proses yang akan menentukan hasil ..

Wednesday, 12 August 2009 at 10:31

Setengah Nyawa ..

Perlahan menghampiri, memberi arti, menanamkan prinsip-prinsip hidup, hingga menjadi pusat dunia nya.
tak selalu benar yang terlihat, dan tak banyak salah yang terasa, hanya kebiasaan.
karena itu, aku pun ada.
memahami sejenak apa itu inginku, serta inginnya. yang sering menjadi masalah.

tak pernah kupaksakan semua itu, inginku, ketulusannya ..
atas semua perlakuannya, pemberiannya, pengorbanannya, dan semua tentangku ..
hanya itu, ketulusan ..

rasa takut selalu menghantui setiap bernyawa, tak terkecuali dia ..
kehilanganku, salah satu dari sekian banyak ketakutannya ..
kehilangannya, hal sama dariku ..
hanya saja, aku lebih takut, jika rasa takut itu menutupi segalanya, bahkan rasa itu ..
rasa menyayangi telah terganti dengan rasa memiliki, yang kadarnya akan sangat jauh berbeda .,
karna itu kurasa, bukan kuucap ..

jika hanya ada rasa itu, sungguh, aku takut, karena aku, bukan untuk dimiliki, tapi disayangi..
tak banyak alasan serta cara untuk memiliki, namun beribu alasan serta cara untuk menyayangi ..
ingat itu, aku tak akan pergi, tak perlu kau miliki, aku milikmu ..
tak perlu kau berlebih, aku di sisimu ..
cukup, jadilah dirimu sendiri ..

apa yang berada di depan, hadapilah, ketakutan itu hanyalah penghambat langkah.
semua di depan, tantanganku, harapan kita, mimpi-mimpi itu, perasaan pertama, hingga sesuatu yang belum ada.
fikirkan itu, bukan rasa takutnya.
aku disini, tidak menekanmu, memburu-buru itu, apalagi menilai hasilnya.
prosesnya, adalah tetesan-tetesan dari sebuah harapan baru, yang memenuhi semua aku.

**hingga terucap sebuah kalimat, bahwa aku, adalah setengah nyawa dari nya.
itu adalah sebuah baru baginya, mungkin terlalu lebih, hanya saja, ia tak dapat mengutarakan apa yang ia rasakan, itu saja.

dan aku, yang memberinya pertanyaan-pertanyaan, yang aku kira jawabnya akan seperti biasa,
kali ini, aku diberi sebuah pilihan, yang berarti jawabannya ..
hingga itu, aku bangga ..
karena inti dari semua ini, adalah pilihan, bukan komitmen, bukan keinginan ..

lagu dariku tak pernah dirubah, tetap itu, cobalah mengerti, karena memang itulah pemaknaan
apa yang telah menjadi rasa nya, atau yang sering disebut itu cinta,
ku harap itu ia tak mengartikan secara pandangan atau lingkup kecil,
tapi ku harap ia merasakan, karena dengan itu, sangat luas untuk mengutarakannya ..

bukan cinta pertama ku bukan berarti aku tak mencintainya .,
orang mengatakan cinta pertama adalah rasa yang sangat dalam kadarnya, lalu ketika harapannya sudah hilang ?? apa selanjutnya ??
dan aku, yang lebih percaya cinta sejati dibanding cinta pertama ..
aku dianggap cinta pertama nya,
dan aku menganggap ini cinta sejatiku,

lalu apa jadi nya ketika semua ini telah menemukan pencariannya, yaitu arti ..
dan ketika yang terjadi adalah keduanya itu menjadi satu ..

** lingkaran emas itu akan melingkari jari manis kita ..
semoga saja ..

Wednesday, 27 May 2009 at 04:18

Rahasia Besar

Antara pengakuan, kejujuran, dan keterbukaan ..
dimana itu, aku sangat menerima segalanya ..
membangun kembali kepercayaan itu ..
sebuah rahasia besar, misi besar, demi satu tujuan ..
yaitu sama ..

kehadiran seseorang, yang dimulai dari awal ..
dan bertujuan menyelesaikannya hingga akhir ..
sungguh sebuah kemunafikan, ketika itu dibuat, lalu diawali ..
tidak ada penyelesaian, hanya sebuah rahasia besar ..
namun itu tidak ..
semua yang telah diawali .. haruslah diakhiri ..
dengan sangat indah ..
dan semua akan tercengang melihat kemenangan kami (bukan mereka)

kurasakan perihmu, kurasakan ..
sungguh, ini tidaklah mudah ..
hanya bagiku .. inilah sebuah awal ..
dimana kita .. mencari tempat berlabuh ..
suatu pulau ,, tempat untuk kita ..
menghabiskan sisa waktu kita ..
hingga salah satu diantara kita ..
MATI ..
tanpa ada yang lalu ,,
yang lalu ..

telah terhapus kini ,, sebuah waktu ..
demi aku.. bukan, demi dirimu sendiri ..
lalu untukku ..

hingga tiba sebuah pengakuan ,,
bahwa itu ..
karena aku ,,
ada sebuah kahidupan baru ..
dimana semua itu hanya tentang aku ..
yang serba pertama ..
penampilan baru mu, waktu yang panjang itu, tidur mu ..
dan yang terbaik, semangatmu ..

"tidak ada kalimat yang dapat mendeskripsikan itu" ..
itulah yang mereka katakan ,,
bahwa seseorang itu ,,
adalah seseorang yang begitu berarti ,,
yang tak dapat terbandingkan .. dengan apapun ..

hingga tiba sebuah pertanyaan .. apa itu cinta ??
jawabnya ..
seperti yang mereka katakan ..
itu anugrah ..
yang itu dirasakan oleh kita masing-masing ..
bukan apa kata mereka ..
yang kurasakan saat ini .. Indah ,,
hampir sama seperti aku mencintai orang-orang yang merawatku ..
yang membuatku menjadi seperti ini ..
yang hingga saat ini aku masih bisa mengutarakan mu lewat tulisan ini ..

mengertilah .. apa yang aku lakukan ..
untukmu ..
dan apa yang kau lakukan ..
untukku ..
karena semua itu .. untukmu sendiri ,, juga untukku sendiri ..
dasar dari semua itu ,,
adalah cinta ..

hingga tercipta sebuah prediksi ..
yang itu ada padamu ,, juga padaku ..
yang akhirnya tercipta sebuah pengungkapan ..
"aku merasa aku sampai akhir denganmu"

mari .. kita lewati jalan ini ,,
menuju pintu itu ..
bersama ..

Tuesday, 31 March 2009 at 01:52

What Else ??

Jika apa yg aku harapkan sama dengan apa yg ia rasakan ..
mengapa kemunafikan selalu muncul di tengah-tengahnya ??

yang hanya sebatas itu ..

tetapi akan lebih suit menerima jika apa yang aku harapkan tidak sama dengan yg ia rasakan ..

Saat semua telah diberikan ..
saat tak ada lg yg bisa dilakukan
saat hanya bisa berdoa
dan saat apa yang diharapkan berbeda dengan kenyataan

tidak ada penyesalan .. yang ada hanya rasa itu ..

dan itu .. lebih baik mati daripada memilih hidup 1 detik dalam penyesalan ..

saat semua harapan padanya telah sirna ..
saat mulut berhenti berkata ..
dan saat hati menjadi buta
pantaskah aku untuk terus menunggu ??

saat ada jawaban ..
bahwa aku tidak dapat lagi menemuinya ..
sekarang ,, esok ,, dan seterusnya ..

Cinta itu terhalang janur ..
dan saat sayang terpisah maut ..
lalu siapakah diantaranya ??

dua itu yg ada dan selalu ada di hati ..
dimanakah masa depannya ??

adakah di masa lalu ku ??
ataukah masa lalu ku ada di masa depan ??

dan saat semuanya telah menjadi tenang ..
terusik oleh kedatangan seseorang ..
dan itu bukanlah sebuah harapan sebelumnya ..
dan bukan ingin ku ..

saat itu ..
dan ..
saat ini ??

Saturday, 07 February 2009 at 21:30

Kehadirannya ..

Pilu yang terjadi, seakan menghapus semua senyumku
semua tentang itu, pasti tentang itu, dan masih tentang itu
tak pernah tersadari, bahwa itu tak pernah akan terulang
sesalku tak pernah datang, tetapi pilu tak pernah terhapuskan
perjalanan panjang seorang tak berguna sepertiku, harus dilewati berbagai pilu
entah apakah maksudnya, tetapi ku tak pernah menampik, bahwa itu .. adalah sakit
sakit dimana engkau harus menerima hukuman atas apa yang tidak pernah engkau perbuat
sakit dimana engkau dibawa melayang ke langit tingkat tujuh, lalu engkau dihempaskan sampai ke dasar bumi
sedangkan, yang menaikkanku kembali hanya mereka, bukan dia yang hempaskanku

Perjalanan penuh makna nan singkat pun dimulai, dimana semua itu tercipta sebuah getaran, yang seakan tidak akan pernah ingin hilang dalam fikiran
ku tak pernah bosan untuk mencari, disaat perjalanan tersebut mulai terasa sangat hebat
kau menambahkannya,
malam itu cuaca terasa panas, jelas sekali, karena itu suasana pantai
meskipun jauh, kau tetap terasa ada, kehadiranmu ..
kau menjadi selimut dingin malam panasku, kau menjadi pengusir nyamuk nyamuk yang mengusikku serta mereka
Pencarianku ..
Kehadiranmu ..

Hingga detik ini, sampai aku dan kau tersadar satu hal, pernyataan dariku, dan pengakuanmu ..
kau yang slalu merasa memiliki kekurangan, kau yang merasa sering tidak pantas,
dan aku, yang tetap mempercayai, bahwa kau adalah sesuatu yang istimewa,
ku mohon, meski kau merasa seperti itu, tapi untuk saat ini percayalah padaku,
bahwa kau istimewa,
meski jika orang lain berkata lain, percayalah, ku tetap percayaimu, dan tetap percaya kata-kataku
karena kau telah membuktikannya ..
kau, yang menyadarkanku, yang perhatikan kata-kataku, yang mengerti masalahku, yang berkomentar banyak tentang itu,
dan saat itu aku membutuhkan semuanya ..
kau lah yang telah hadir ..
menamparku, membangunkanku, mengangkatku, mengingatkanku, dan menyadarkan kehadiranmu ..
tertawaku lepas, yang sudah lama ku tak merasakannya,
karena mereka, karena kau ..
kehadirannya .. aku hidup

hingga sekarang kau selimut malamku, menemaniku, menghangatkanku, meneteskan secerca harapan baru, melupakan itu,
dan kau, menggantikan itu
ku harap, ku sangat sangat tepat, dan kau sangat sangat sangat tepat
begitu banyak persamaan, tapi ku mencari perbedaan
ku ingin kita dapat saling melengkapi
lalu ku akan mencintai, semua kekuranganmu
karena dengan itu, ku dapat terus menerima perubahan darimu

Hingga saat nanti,
dengan kehadiranmu,
kuharap apa yang kita rasa ..
itu sama ..

dan ku dapat tertawa lepas (lagi)
karena kehadirannya ..

Friday, 20 February 2009 at 02:56

tidaklah salah, hanya kurang tepat

seiring dengan kebersamaan
segalanya merubah yang sebelumnya
itu merupakan bukan inginku
itu dasarku ingin melindungimu ..

tahukah kau ?? jika aku bisa memilih ..
takkan kupilih (kau) yg aku cintai ..
apa kau sadar ..
cinta itu anugrah ..
tak pernah kurancang ini ,,

mungkin tidak salah, hanya kurang tepat ..
buktinya ??
hubungan itu ..
yang lalu ..
tak seburuk ini ..
karna terlalu berani dalam mengadukkan perasaan ..
hingga saat ini seperti ini ..

sekarang ,, aku ,, dia ,, mereka ,,
merasakan itu ..
sekarang ,, untuk menjagamu pun aku bahagia ..
meski hati ini tak kuasa menahan ,,
bahwa aku sulit untuk menerima ..
kenyataan bahwa ..
cintaku .. temanku .. sahabatku ..

LINGKARAN BULAT ITU, KINI MULAI MELENGKUNG, MEMBENTUK SEBUAH HATI ...

Yang Hanya Tinggal Nisan

tak terasa ,, sudah akan berjalan 1 tahun dia pergi ,,
meninggalkan semua ini ,,
menyisakan sebuah kenangan ,,
dengan disisipi tangisan ,,
tanpa penyesalan ,,
tapi itu tak pernah akan terulang ,,

kini kuberanikan diri untuk dapat melihatmu ,,
walau hanya nisanmu ,,
ku tak akan janji diriku tegar ,,
karna tanpa nisanmu pun aku tak kuasa meneteskan air mata ini ,,

kau ,, yg slama ini aku sayangi ,,
yg belum pernah tergantikan ,,

kini ku dapat melihatmu ,,
dengan ku berdiri ,, duduk ,, atau bahkan berlutut ,,
meski hanya sebuah batu ,,

yang bertuliskan namamu ,,
nama ayahmu
tanggal engkau lahir ,,
dan tanggal engkau wafat ..

ku hanya berdoa ...
smoga kau tenang disana ..

Tuesday, 20 January 2009 at 13:59

Yang Terlalu Lama Terdiam

Mungkin benar ,, semuanya akibat masa lalu
Mungkin benar ,, kemenangan di masa lalu tak mudah terulang
tapi segalanya dapat dirubah jika tak dibuat keruh
siapa yg memperkeruh ??
selama ini hanya bisa bicara ,,
terlalu banyak meredam
terlalu lama diam
sampai itu semua hilang
tak ada yg didapat
hanya kenangan
dan kini sadar akan itu

KENANGAN ITU MAHAL !!!

terganti terganti terganti
oleh apa ??
tidak ada ..
saksi saksi saksi
Siapa ??
hanya kau yg tau
pahitnya ??
tak akan semua orang percaya masa lalu mu !!

dan sekarang ..

seperti kebanyakan dari mereka

Gila !
 
 
Blogger Templates